Trending News

Press Briefing Menlu RI Pertemuan Luar Biasa Menlu OKI Islamabad, 19 Desember 2021

Jakarta, Dutanusa.com.  Rekans media ysh….

1.   Pertemuan Extra Ordinary para Menlu OKI mengenai situasi kemanusiaan di Afghanistan baru saja selesai diselenggarakan di Islamabad…diikuti setidaknya 24 di tingkatMenteri Luar Negeri dan Wakil Menteri.

2.   Saya masih ingat…bulan September…di sela-sela Pertemuan Majelis Umum PBB di New York…saya lakukan pembicaraan dengan sejumlah Menlu OKI dan juga dengan Sekjen OKI…dan usulkan pentingnya OKI untuk adakan Pertemuan emergensi mengenai situasi di Afghanistan.

3.   Kenapa saya usulkan hal tersebut?​

4.   Karena Indonesia melihat bahwa situasikemanusiaan di Afghanistan kita khawatirkanakan semakin memburuk….

5.   Sebagaimana disampaikan oleh USG on Humanitarian Affairs and Emergency Relief Coordinator (UNOCHA), Martin Griffiths…situasi kemanusiaan di Afghanistan sangat memprrihatinkan diantaranya…

  • ​23 juta rakyat Afghanistan menghadapi ancaman kelaparan;
  • Fasilitas kesehatan dipenuhi anak-anak yang kekurangan gizi; dan
  • 70% guru tidak mendapatkan gaji dan jutaan anaks dikhawatirkan tidak dapat sekolah.

6.   Untuk itu…OKI memiliki tanggung jawab moral…dan mengambil langkah konkrit membantu rakyat Afghanistan.

7.   Situasi diskusi tersebut saya sampaikan di bagian awal statement saya di pertemuan OKI hari ini.

8.   Dalam statement…saya juga sampaikan bahwa dari semua laporan dan informasi yang saya peroleh…hanya ada satu kesimpulan yaitu bahwa situasi kemanusiaan di AFGHANISTAN semakin memburuk.

9.   Pertemuan OKI ini merupakan momentum yang baik…untuk menangani tiga isu…sebagai satu kesatuan atau as part and parcel.

10.   Pertama….OKI harus dapat memobilisasi dukungan dan resources untuk tangani krisis kemanusiaan di Afghanistan.

11.   Dalam kaitan ini…saya telah sampaikan bahwa Indonesia sudah siap untuk berkontribusi.

12.   Indonesia saat ini sedang siapkan bantuan makanan…berkoordinasi dengan badans PBB yang berada di lapangan.

13.   Kedua…. Penting untuk dibuat satu roadmap mengenai upaya untuk memenuhi komitmen Taliban yang disampaikan 16 Agustus 2021…yaitu:

  • ·Membentuk pemerintah yang inkluisf;
  • Menghormati    HAM… termasuk    hak    perempuan     dan    anak perempuan;
  • Dan tidak menjadikan AFGHANISTAN sebagai tempat breeding dan training bagi terorisme.

14.   Saya tekankan bahwa…..semua inisiatif OKI akan sulit diimplementasikan…tanpa adanya kemajuan yang signifikan dari Taliban untuk memenuhi janji-janjinya.

15.   Pendekatan “Help Us to Help You” dengan Taliban harus dilakukan.

16.   Ketiga…OKI dapat berperan sebagai jembatan dengan negara donor.

17.   Sebuah roadmap bantuan kemanusiaan dan pengaliran kebutuhan keuangan…dapat dibahas dengan donor di berbagai fora terkait.

18.   Saya tekankan kembali…bahwa tiga hal ini sangat penting artinya bagi terciptanya AFGHANISTAN yang damai, stabil dan sejahtera.

19.   Di bagian penutup statement….saya sampaikan bahwa OKI tidak boleh melupakan saudara2 kita di Palestina.

20.   Saya sampaikan bahwa Indonesia secara konsisten akan selalu berada Bersama rakyat Palestina dalam perjuangan memperoleh keadilan dan kemerdekaannya.​

Rekans media ysh,

21.   Pertemuan darurat OKI hari ini menghasilkan 2 (dua) outcome documents, yaitu …

  • ​Resolution on the Humanitarian Situation in Afghanistan; dan
  • Islamabad Declaration Concerning the Cause of Palestine and Al-Quds Al-Sharif.

22.   Indonesia terlibat aktif dalam proses perundingan outcome ini dan mengirim tim ke Riyadh untuk memberikan masukan secara langsung.

23.   Ini   adalah   bentuk   perhatian   besar   Indonesia   terhadap   rakyat Afghanistan.

24.   Inti dari Resolution on the HumanitarianSituation in Afghanistan

adalah sebagai berikut:

  • ​Mendorong badan-badan PBB yang relevan untuk bekerja sama dengan OKI menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Afghanistan.
  • Menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera mengirimkan bantuan kemanusiaan secara berkesinambungan kepada rakyat Afghanistan.
  • Memperkuat kantor OKI di Kabul Afghanistan, untuk dapat memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan dan bantuan pembangunan bagi rakyatAfghanistan.
  • Menetapkan bahwa Sekjen OKI agar berkoordinasi dengan WHO untuk mengamankan pasokan vaksin dan obat-obatan yang dibutuhkan untuk penganganan pandemi Covid-19.
  • Menekankan pentingnya upaya memberantas terorisme dan memastikan Afghanistan tidak dijadikan tempat untuk aktivitas terorisme.
  • Mendorong seluruh pihak di Afghanistan untuk mengupayakan inclusiveness, antara lain melalui penyusunan roadmap untuk meningkatkan partisipasi seluruh kalangan di Afghanistan, termasuk kaum perempuan, dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat di Afghanistan.
  • Membentuk Humanitarian Trust Fund untuk Afghanistan di bawah IDB.
  • Menunjuk OIC Assistant Secretary General for Humanitarian, Cultural and Family Affairs sebagai utusan khusus OKI untuk Afghanistan.

25.   Secara khusus, outcome document inimengapresiasi inisiatif Indonesia di sela-sela Sidang Umum PBB yang lalu untuk menyoroti situasi kemanusiaan Afghanistan dan keinginan kuat negara-negara Islam untuk membantu mengatasi situasi kemanusiaan tersebut.

26.   Outcome document juga muat beberapa inisiatif yang didorong oleh Indonesia dalam pertemuan tersebut, antara lain:

a.   usulan pembuatan roadmap Taliban dalam melaksanakan janji- janjinya;

b.   pentingnya diadakan konferensi internasional mengenai peran perempuan.

27.   Adapun Outcome document yang kedua pada intinya menekankan kembali dukungan OKI terhadap perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

Rekans media ysh….

28.   Di sela-sela pertemuan…saya lakukan sejumlah pertemuan dan diskusi…antara lain dengan:

  • ​ Menlu Pakistan;
  • Kepala Staf AD Pakistan;
  • Menlu Arab Saudi;
  • Menlu Turki;
  • Menlu Azerbaijan;
  • Sejumlah anggota Parlemen perempuan Pakistan;
  • Utusan khusus Jerman untuk masalah AFGHANISTAN;
  • Utusan khusus AS untuk masalah AFGHANISTAN;
  • Wakil Taliban, Mullah Amir Khan Muttaqi.

29.   Secara konsisten…pesan yang saya sampaikan dalam pertemuans dan diskusi tersebut antara lain:
​​​Bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan harus segera diberikan…guna hindari memburuknya krisis kemanusiaan di AFGHANISTAN;​

  • Indonesia siap untuk berkontribusi berikan bantuan kemanusiaan;
  • Indonesia harapkan agar janji Taliban yang disampaikan 16 Agustus dapat dilakukan dan dapat alami kemajuan yang signifikan.
  • Harapan ini juga secara khusus saya sampaikan pada saat saya bertemu dengan Mullah Amir Khan Muttaqi dari Taliban.
  • Implementasi janji Taliban ini akan memberikan kontribusi besar…dalam menciptakan sebuah Afghanistan yang damai, stabil dan makmur.
  • Secara khusus…saya sampaikan kembali harapan mengenai penghormatan terhadap hak-hak perempuan…termasuk di bidang Pendidikan.
  • Indonesia siap menjadi bagian dari kerja sama pengembangan Pendidikan dan pengembangan kapasitas bagi Pendidikan untuk perempuan.
  • Sebagai informasi kepada temans…beberapa waktu yang lalu saya lakukan pertemuan dengan Asisten Menlu Qatar, Lolwah Rashid Al- khater, (seorang perempuan)….dan bahas secara khusus mengenai isu pemberdayaan perempuan di Afghanistan.
  • Saat sister Lolwah Rashid Al-khater berkunjung ke Indonesia…saya juga temukan dengan para tokoh perempuan Indonesia…yang memberikan cerita mengenai pengalaman Pendidikan bagi perempuan di Indonesia dan kesetaraan akses bagi perempuan.
  • Isu pemberdayaan perempuan ini akan terus menjadi perhatian Indonesia.
Isu pemberdayaan perempuan ini juga saya angkat dalam pertemuan dengan Menlu Saudi dan Turki. Kedua Menlu mendukung isu ini.
30.        Demikian yang dapat saya sampaikan…Terimakasih. ( KEMLURI )
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Leave a Reply

Required fields are marked *

Related Posts

Gowork – Senayan City Lv. 15
Jl. Asia Afrika No. Lot. 19, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10270,
Indonesia

Email : redaksi@dutanusa.com

Informasi

Newsletter

© 2021 All rights reserved​

Made by DutaNusa Team