Trending News

Cegah Masuknya Varian Omicron, Pemerintah Perketat Pintu Masuk Negara

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Ketua Satgas COVID-19 Suharyanto, dan Epidemiologi FKM UI Iwan Ariawan dalam KeteranganPers mengenai Respons Pemerintah Dalam MenghadapiVarian Omicron, Minggu (28/11/2021), secara virtual. (Sumber: Tangkapan Layar)

 

Jakarta, Dutanusa.com. Menyikapi perkembanganpenyebaran Varian Omicron (B.1.1.5.2.9) yang telahterdeteksi di 13 negara dan ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai variant of concern, pemerintah memutuskan untuk memperketat ketentuankedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator BidangKemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut BinsarPandjaitan, dalam keterangan pers yang disampaikansecara virtual, Minggu (28/11/2021) malam.

Sampai dengan hari ini ada 13 negara sudahmengumumkan bahwa mereka sudahmendeteksi/confirmed dan probable cases Varian Omicron ini di negara mereka dimulai dari Afrika Selatan dan Botswana. Varian Omicron ini sudah ditemukan di antaranya di JermanBelgiaInggris, Israel, Australia, dan Hong Kong,” ujar Luhut.

Melihat distribusi negara-negara tersebut, imbuhnya, tidak menutup kemungkinan bahwa varian ini sudah menyebar ke lebih banyak negara lagiTerkait hal tersebut, pemerintah memutuskan untuk melakukan pelaranganmasuk bagi WNA yang memiliki riwayat perjalanan selama14 hari terakhir ke sebelas negara, yaitu Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, dan Hong Kong.

List dari negara-negara tersebut bisa bertambah atauberkurang berdasarkan evaluasi secara berkala yang dilakukan oleh pemerintah,” ujar Luhut.

Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki riwayatperjalanan dari 11 negara tersebut diizinkan masuk keIndonesia dan akan dikarantina selama 14 hari. Sedangkan bagi WNI dan Warga Negara Asing (WNA) yang datang dari negara-negara selain yang masuk di dalam daftar akan dikarantina selama 7 hari.

“Akan diberlakukan mulai 29 November 2021 Pukul00.01,” imbuh Menko Marves.

Selain pengetatan pintu masuk, lanjut Luhut, pemerintahmelalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga akanmeningkatkan pelaksanaan genome sequencing terutamauntuk kasus-kasus positif dengan riwayat perjalanan dariluar negeri.

“Masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi Varian Omicron ini. Pemerintah telah mengambil langkah-langkahpengetatan kedatangan dari luar negeri dan akanmeningkatkan aktivitas genome sequencing untukmendeteksi Varian Omicron ini,” ujarnya.

Luhut menegaskan bahwa kebijakan pemerintah inidiambil setelah mendapat masukan dari para ahliepidemiologi yang dari waktu ke waktu menjadi mitrapemerintah dalam membuat keputusan terkaitpenanganan COVID-19 di tanah air.

“Langkah-langkah pengetatan perbatasan dan kedatangan dari luar negeri ini diambil pemerintah sebagailangkah waspada untuk mencegah/menghambat Varian Omicron ini masuk ke Indonesia. Kebijakan-kebijakan inidapat dievaluasi kembali ketika pemahaman kita terhadapVarian Omicron ini bisa lebih baik melalui penelitian-penelitian yang sedang berjalan saat ini,” tegasnya.

Menutup keterangan persnya, Menko Marves kembalimengingatkan semua pihak untuk tetap disiplin dalampenerapan protokol kesehatan yang didukung oleh implementasi PeduliLindungi guna mencegahmeningkatnya kasus COVID-19.

Disiplin protokol kesehatan yang akhir-akhir inimengalami penurunan dibandingkan bulan-bulansebelumnya, kami mohon sekali lagi supaya kita semuasaling mengingatkan bahwa pemakaian masker, pencucian tangan, jaga jarak, dan juga vaksinasi itu betul-betul harus kita patuhi,” pungkasnya(Setkab)

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Leave a Reply

Required fields are marked *

Related Posts

Gowork – Senayan City Lv. 15
Jl. Asia Afrika No. Lot. 19, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10270,
Indonesia

Email : redaksi@dutanusa.com

Informasi

Newsletter

© 2021 All rights reserved​

Made by DutaNusa Team